Main-Main ke Waduk Jatiluhur

Beruntung yah kita tinggal di Indonesia, kita bisa tahun baruan 3 kali, yaitu tahun baru masehi, tahun baru Islam, dan tahun baru Cina. Kenapa gue bilang beruntung? Ini alasan-alasannya:

  1. Artinya toleransi beragama di Indonesia tinggi sekali.
  2. Bisa melihat keberagaman tradisi dan budaya.
  3. Menambah hari libur. Okay, yang ini alasan cetek.

Karena alasan yang ketiga itu, pada hari libur tahun baru Cina kemarin, gue sekeluarga melakukan perjalanan mendadak ke Bandung. Harap-harap cemas sih semoga jalanan gak macet dan ternyata memang gak macet! Udah jauh-jauh keluar Jakarta, males dong kalo ketemunya macet lagi macet lagi. Alhamdulillah, jam 9.30 pagi gue udah sampai Bandung karena berangkat jam 6.30.

Di Bandung gue paling suka makaaaannn! Ya, walaupun di manapun gue suka makan, well anyway, batagor di Rumah Mode enak banget. One of my favorite! Rumah Mode memang sering jadi tujuan utama (dan satu-satunya) keluarga gue ke Bandung, karena gampang dijangkau. Senangnya, di Rumah Mode hari itu ngadain tarian barongsai dan naga. Menurut gue, tarian barongsai ini lucu banget, singa fluffy lari-lari ke sana ke mari dan suka ngedip-ngedipin mata. Kinda cute.

Rumah Mode, Bandung

Jalanan mulai macet begitu gue sekeluarga keluar dari Rumah Mode, jadi kita memutuskan untuk keluar dari Bandung dan menuju Jatiluhur. Suatu daerah yang selama ini cuma gue dengar karena terkenal dengan waduknya. Setelah perjalanan hampir satu jam dari Bandung, sampailah kita di Waduk Jatiluhur.

Waduk Jatiluhur itu mirip danau yang luaaasss dan dikelilingi batu-batu ukuran sedang dan sedikit pasir di beberapa sisinya (kayaknyaaaa….. karena gue gak keliling). Di sekitar waduk banyak orang-orang yang mancing ikan dan mostly dapat ikan nila. Udara di sini cukup panas menurut gue, tapi lumayan enak karena masih ada angin.

Ada beberapa orang yang menyewakan kapalnya untuk berkeliling dan makan di rumah makan di tengah waduk, papa jadi tertarik untuk menyewa. Setelah deal dengan harga Rp 120.000, kami sekeluarga naik kapal dan berkeliling. Di tengah waduk, banyak banget tambak ikan dan rumah penjaga tambak. Walaupun kayaknya, maaf, sudah banyak kerusakan di sana-sini, rumah-rumah itu masih kokoh berdiri. Dari waduk pun bisa terlihat banyak, hmmm entah gunung entah bukit yang mengelilingi. Bisa dibilang, waduk ini bersih walaupun airnya gak jernih.

Waduk Jatiluhur

Ayo silahkan ke waduk Jatiluhur kalau ingin merasakan pengalaman yang berbeda di liburannya. Memang gak banyak kegiatan yang bisa dilakuin sih, tapi lumayan bisa untuk relaksasi karena di taman wisata ini juga disediakan penginapan.

Cheers,

Ade

4 responses to this post.

  1. astaga, gak nengok barang sebentar udah sekian banyak post!

    “gut jyaaaabbb, ai laikkeeeettt..”

    Reply

  2. hahahahaha
    asoyyyy

    jadi kangen mau ke sana lagi euy

    Reply

  3. kalau ke waduk dari bandung bs lewat tol cipularang atau keluar padalarang sih

    Reply

    • Posted by adeparamitha on April 20, 2011 at 9:05 pm

      ini pertanyaan atau pernyataan ya?
      seingat saya memang tidak sampai cipularang kok. dekat sekali dari keluar pasteur, sekitar 30 menit perjalanan mobil.

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.