Dalam kebisuan malam, di bawah bentangan jubah hitam langit bertabur bintang dan hiasan senyum bulan sabit yang indah, kebijakan datang padaku, menghampiri sisi tempat tidurku seperti seorang ibu yang penuh cinta lalu mengusap air mataku dan berkata, “Jakarta-Hamburg adalah jarak pengharapan, doa, impian, dan keyakinan. Nantinya akan indah pada waktunya sehingga hari-hari yang berlalu akan terasa seperti mimpi.”
Aku yakin akan itu entah karena kedewasaan atau aku tidak punya pilihan lain, tapi aku tidak perduli. Aku ada untukmu walau tanpa raga yang bisa disentuh, tanpa aroma yang bisa dihirup, dan tanpa suara untuk bisa didengar. Aku ada dimanapun kamu yakin aku ada.
dedicated to Awang
Ooo..so sweet:)
ungkapan kata hati yg bagus n dalam bgt. Smoga lw bisa capai cita dan cinta yg lw inginkan:)
# makasiiiiiy:)
eheeem!
sabar y k adeee..semua emang indah pada waktunya, katanya sih bgituu..eehehehe
# katanya sih memang gitu, mari berharap dan berdoa saja… hehe
ciyeeeh ciyeeehh…
to tweet…. higs3…
# hehe, makasiiiy:)
iya ya?? smua itu indah pada waktunya??
danke Schatzi,, wünsche uns alles die beste!!!!
-liebdich-
# liebdichauchmehr, hihi yup yup wuensche uns alles die beste!